KUALA TUNGKAL – Mengawali langkah di minggu kedua Februari 2026, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak cepat memetakan proyeksi keuangan daerah. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula Bapenda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) secara resmi memulai pembahasan Persiapan Rencana Target PAD per OPD untuk Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Badan (Sekban) Bapenda Tanjung Jabung Barat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta perwakilan seluruh OPD pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Diskusi Panel & Strategi Teknis
Dalam suasana diskusi yang interaktif, Kepala Bapenda Tanjung Jabung Barat bertindak sebagai Moderator utama yang mengawal jalannya sinkronisasi target. Sementara itu, pemaparan materi teknis mengenai proyeksi dan strategi pencapaian target per OPD diwakili oleh :
-
H. Herri Y Wijaya, S.Kom, M.E, M.Kom (Kepala Bidang Pembukuan dan Pengembangan Pendapatan)
Dalam paparannya, Kabid Pembukuan menekankan bahwa strategi Pemkab tahun 2027 akan berfokus pada data yang akurat, rasional, namun tetap ambisius untuk mendongkrak kemandirian fiskal.
“Langkah awal di tahun 2026 ini sangat krusial. Kita ingin memberikan ruang bagi setiap OPD untuk memetakan objek pajak dan retribusi baru secara lebih matang, sehingga target 2027 bukan sekadar angka, tapi potensi nyata yang siap dieksekusi,” ujar H. Herri Y Wijaya.
3 Pilar Utama Strategi Pendapatan 2027
Bapenda menekankan tiga fokus utama yang harus disiapkan oleh seluruh OPD pengelola PAD:
-
Ekspansi Objek Pendapatan : Menggali potensi retribusi dan pajak baru di luar sektor konvensional yang selama ini sudah berjalan.
-
Akselerasi Digitalisasi : Memperkuat ekosistem pembayaran non-tunai di seluruh lini layanan OPD untuk meminimalisir kebocoran.
-
Penguatan Payung Hukum : Memastikan setiap rencana target memiliki landasan regulasi yang kuat dan relevan dengan kondisi terkini.
Membangun Kemandirian Fiskal
Sekban Bapenda dalam arahannya mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di tahun 2027 sangat bergantung pada kualitas perencanaan yang disusun hari ini. Sinergitas antar-OPD pengelola PAD adalah kunci utama dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Melalui rakor ini, Bapenda berkomitmen menjadi mitra pendamping bagi seluruh OPD agar penyusunan rencana kerja menjadi lebih terarah, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata.






